Aku selalu menganggap biasa jika ada yang menyangka cinta itu buta. Namun aku pun terheran luar biasa ketika aku menyaksikan
sendiri seorang sahabat dekat yang rela tersakiti sekian tahun demi mengharap
cinta pujaan hati. Awalnya kutak percaya. Namun ketika ia semakin gila,
berubahlah pandanganku. Bahwa cinta itu memang buta disaat rasa cinta kepada
manusia tidak di kawal dengan teguhnya Iman.
Ketika kita sambut sebuah hati, berharap bahwa luka lama tlah terobati. Namun sebuah kisah lalu terulang lagi, yang dengannya mencabik jiwa dan nurani. Biarkanlah semua terjadi. Toh cinta sejati tak didapat hanya dengan bermimpi. Cinta sejati terpatri dalam dada karena kita rela menjalani hidup ini dengan sepenuh nyawa. Dan menerima apa yang Tuhan beri dengan keikhlasan yang suci.
Adakah yang lebih baik dari mencintai dengan rasa sayang tulus hati?
Meskipun terluka berpuluh kali kau tetap setia padanya. Namun jangan sampai otak mu punah dibuatnya. Membiarkan dirimu terluka sepanjang waktu bukanlah hal yang bijaksana. Segeralah akhiri, cintamu terlalu suci untuk diberikan pada "seekor" manusia yang tak mengerti arti cinta
Ketika kita sambut sebuah hati, berharap bahwa luka lama tlah terobati. Namun sebuah kisah lalu terulang lagi, yang dengannya mencabik jiwa dan nurani. Biarkanlah semua terjadi. Toh cinta sejati tak didapat hanya dengan bermimpi. Cinta sejati terpatri dalam dada karena kita rela menjalani hidup ini dengan sepenuh nyawa. Dan menerima apa yang Tuhan beri dengan keikhlasan yang suci.
Adakah yang lebih baik dari mencintai dengan rasa sayang tulus hati?
Meskipun terluka berpuluh kali kau tetap setia padanya. Namun jangan sampai otak mu punah dibuatnya. Membiarkan dirimu terluka sepanjang waktu bukanlah hal yang bijaksana. Segeralah akhiri, cintamu terlalu suci untuk diberikan pada "seekor" manusia yang tak mengerti arti cinta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar